Kutacane, Aceh Tenggara — Dalam rangka meningkatkan kualitas akademik dan integritas ilmiah mahasiswa, Akademi Keperawatan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara (Akper Pemkab Agara) menggelar Workshop Karya Tulis Ilmiah (KTI) dan Etika Penelitian, yang diikuti oleh mahasiswa tingkat akhir sebagai bagian dari persiapan menyusun tugas akhir atau skripsi.

Kegiatan ini berlangsung di aula kampus Akper Pemkab Aceh Tenggara dan menghadirkan pemateri dari kalangan akademisi, praktisi kesehatan, dan ahli etika penelitian. Workshop ini menjadi bentuk komitmen institusi dalam mencetak lulusan keperawatan yang tidak hanya kompeten dalam praktik klinik, tetapi juga mampu berpikir kritis, menulis ilmiah, dan menjunjung tinggi etika profesi dan akademik.


Tujuan Workshop

Workshop ini dirancang untuk:

  • Meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang metodologi penelitian kesehatan
  • Membekali mahasiswa dengan keterampilan menulis karya tulis ilmiah (KTI) yang sesuai standar akademik
  • Menanamkan nilai-nilai etika penelitian dalam setiap proses penyusunan karya ilmiah
  • Mencegah praktik plagiarisme dan pelanggaran integritas akademik

Materi yang Disampaikan

Beberapa materi penting yang dibahas selama workshop, antara lain:

  1. Dasar-dasar Penelitian Keperawatan
    • Jenis penelitian (kualitatif, kuantitatif, mix-method)
    • Menyusun latar belakang, rumusan masalah, tujuan, dan manfaat penelitian
  2. Teknik Penulisan Karya Tulis Ilmiah
    • Struktur penulisan sesuai format KTI/Skripsi
    • Cara menyusun daftar pustaka dan kutipan menggunakan standar APA
  3. Etika Penelitian dalam Dunia Keperawatan
    • Prinsip etik: beneficence, non-maleficence, autonomy, justice
    • Izin etik dari komite etik penelitian
    • Perlindungan terhadap subjek penelitian
  4. Plagiarisme dan Integritas Akademik
    • Cara menghindari plagiarisme
    • Penggunaan aplikasi pendeteksi plagiarisme

Narasumber dan Pemateri

Workshop menghadirkan pembicara dari berbagai latar belakang, termasuk:

  • Dosen Tetap Akper Pemkab Agara dengan spesialisasi penelitian keperawatan
  • Perwakilan Dinas Kesehatan Aceh Tenggara untuk membahas riset kebijakan dan etika publik
  • Tenaga Ahli Penulisan Akademik dan Jurnal Ilmiah, yang membimbing mahasiswa agar hasil riset bisa diarahkan untuk publikasi

Antusiasme Mahasiswa

Para peserta terlihat sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Diskusi berjalan interaktif, terutama saat membahas topik tentang memilih judul penelitian yang relevan dengan kebutuhan layanan kesehatan di masyarakat.

Salah satu mahasiswa peserta workshop, Indra Maulana, menyampaikan kesannya:

“Workshop ini sangat bermanfaat karena kami jadi paham langkah-langkah menulis karya tulis ilmiah dari awal sampai akhir, termasuk bagaimana menyusun proposal penelitian yang layak dan etis.”


Pesan dari Pimpinan Akademi

Dalam sambutannya, Direktur Akper Pemkab Aceh Tenggara menegaskan pentingnya membangun budaya akademik yang sehat sejak dini:

“Kami ingin mahasiswa tidak hanya selesai kuliah, tapi juga membawa semangat ilmiah dan integritas dalam setiap karya. Penelitian yang baik dimulai dari niat yang jujur, metode yang benar, dan kepedulian terhadap etika.”


Penutup dan Harapan

Workshop ini diharapkan menjadi bekal berharga bagi mahasiswa dalam menyusun karya tulis ilmiah dan melaksanakan penelitian secara bertanggung jawab. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk implementasi Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Akper Pemkab Aceh Tenggara berkomitmen untuk terus memfasilitasi kegiatan akademik yang memperkuat kapasitas intelektual dan profesional mahasiswa, demi mencetak perawat yang berilmu, beretika, dan siap mengabdi untuk daerah dan bangsa.


Tentang Akper Pemkab Aceh Tenggara
Akademi Keperawatan Pemkab Aceh Tenggara merupakan institusi pendidikan vokasi milik pemerintah daerah yang fokus pada pengembangan tenaga keperawatan profesional, berbasis praktik lapangan dan penelitian terapan, dengan penguatan nilai-nilai etika, kepedulian sosial, dan pelayanan kesehatan primer.

Leave a Comment